Analisa Fundamental

Analisa Fundamental

Untuk topik hari ini, kita akan berbicara tentang dasar analisa fundamental. Semua orang tahu bahwa ada 2 jenis analisa utama dalam mengambil keputusan yaitu analisis fundamental & analisa teknis. Anda sudah tahu benar tentang analisa teknis. Namun, analisa fundamental tidak selalu di bicarakan, mengapa? Karena TA ( Technical Analysis ) dipercaya lebih mudah utk dibaca dan para trader menganut prinsip bahwa sejarah bisa terulang kembali. Selain itu, indikator TA & pola grafik lebih pasti terlihat, hanya hanya tinggal bagaimana cara mengidentifikasinya. Di sisi lain, analisis fundamental lebih rumit & bisa berubah dari waktu ke waktu. Misalnya, pola grafik untuk saham, FX, futures, dll adalah sama, tetapi berbeda dalam analisis fundamental.

Apa itu ‘Analisa Fundamental’? Analisa Fundamental adalah berupa pembelajaran tentang apa saja yang dapat memengaruhi nilai aset, termasuk faktor makroekonomi (misalnya kondisi ekonomi & industri) & faktor mikroekonomi (misalnya kondisi keuangan dan manajemen perusahaan). Analisa fundamental umumnya digunakan dalam analisa saham, dan disebut analisis mikro. Misalnya, rasio PE, ROI (laba atas investasi), dll. Mempelajari analisis fundamental dapat memberi infomasi kepada traders mengenai perusahaan mana yang secara fundamentalnyakuat terhadap mereka yang lemah, seperti neraca & laporan laba rugi. Namun, untuk produk-produk lain yang membutuhkan perspektif yang lebih global, dibutuhkan analisis makro. Makro? Makro berarti gambaran yang lebih besar, seperti pandangan global, contohnya adalah data ketenagakerjaan AS, yang akan berdampak pada harga minyak & komoditas, yang dapat berdampak pada mata uang Australia, karena Australia adalah negara penghasil pertanian. Juga, PPI Jerman (Producer Price Index) yang akan mempengaruhi pergerakan mata uang Euro akan secara tidak langsung berdampak pada USD & GBP, serta mata uang lainnya yang memiliki hubungan perdagangan dengan Jerman.

Anda tidak perlu menjadi seorang spesialis fundamental tetapi Anda perlu tahu apa saja angka yang akan dirilis pada hari itu yang akan berdampak pada pasar, agar Anda dapat berhati-hati & melihat apakah itu cocok dengan rencana trading Anda & analisa teknis Anda sebelumnya untuk membentuk strategi trading yang lebih baik.

Analisis fundamental bisa jadi sulit karena tergantung pada kondisi pasar & pasar berkemungkinan untuk bergerak berbalik arah melenceng dari data yang sebenarnya ada. Sebagai contoh, seluruh pasar mengharapkan data output Industri AS menjadi sangat bagus sehingga orang berbondong-bondong membeli indeks saham AS dan USD. Namun, segera setelah data dirilis, memang data yang keluar hasilnya bagus, tetapi orang-orang segera menjual kembali. Mengapa? Ini lah yang disebut ekspektasi, trading adalah mempelajari antara eksepektasi dan kenyataan. Jadi setelah data dirilis, traders mengambil untung, hingga mencapai level yang cukup rendah hingga menimbulkan efek balik dan harga pun berbalik kembali. Masih ingat pembelajaran tentang psikologi trading kemarin ini? Anda harus disiplin & tetap berpegang pada strategi trading Anda, terutama setelah semua angka dan data dirilis, Anda harus simak baik-baik apa yang mungkin terjadi antara ekspektasi dan bacaan aktualnya. Jangan sampai tidak sadar & memotong kerugian tanpa alasan. Namun, jika harga sudah menyentuh level stop Anda dan jika Anda sudah memiliki posisi, maka Anda bisa menutupnya sesuai rencana trading Anda. Anda akan makin sadar dengan hal-hal ini seiring dengan pengalaman Anda dengan latihan terus dan trial dan error agar Anda bisa menjadi lebih yakin. Cara lain adalah dengan menghindari trading ketika volatilitas pasar berada pada titik tertinggi tepat sebelum & setelah data / berita keuangan dirilis. Maksudnya adalah, coba untuk tidak trading ketika pasar sedang bergerak tanpa arah dan tunggu beberapa menit sampai akhirnya pasar stabil. Ini terutama terjadi ketika Anda tidak memiliki rencana atau strategi trading dan hanya mengikuti secara membabi buta, JANGAN PERNAH melakukan itu.

Kesimpulannya, trader membutuhkan informasi yang tepat untuk membuat keputusan yang beralasan tentang bagaimana & di mana untuk buka posisi. Analisa fundamental dapat memberi Anda pandangan tentang pergerakan pasar untuk saat ini. Bagaimanapun juga, analisa fundamental bukanlah analisis jangka panjang, terutama untuk mata uang. Jadi, sekali lagi, gunakan analisa teknis Anda, atur rencana trading, tetapkan target profit & tingkat cut loss. Kemudian siap-siap pada saat data keuangan dirilis & lihat apakah market telah bergerak sesuai keinginan Anda atau malah bertentangan dengan rencana trading Anda. Setelah itu sesuaikan titik order Anda lalu siapkan posisi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *