Cara sederhana trading dengan menggunakan beberapa indikator teknikal

Ada ratusan indikator teknikal di luar sana, dan saya rasa Anda juga sudah tahu bagaimana cara kerja indikator-indikator yang umum dan populer. Pastinya juga, Anda punya satu atau dua indikator yang Anda sukai dan Anda sering pakai.

Merupakan hal ideal bila Anda bisa menggunakan hanya satu indikator untuk mendapatkan signal yang tepat untuk mulai masuk ke market. Namun, sayangnya, tidak ada hal sempurna. Pada kenyataannya, setiap indikator ini mempunyai kelebihan dan kelemahannya masing-masing, dan setiap indikator ini punya kekurangan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk belajar bagaimana cara mengkombinasikan beberapa indikator agar mereka bisa melengkapi satu sama lain.

Berikut kombinasi indikator simpel yang mungkin ingin Anda lihat. Sederhana dan mudah untuk menemukan peluang Anda bisa memasuki trading.

Bollinger Bands + Stochastic

Kombinasi ini merupakan kombinasi sempurna untuk market yang bergerak menyamping karena Stochastic adalah oscillator sebenarnya, artinya oscillator ini dirancang untuk memantau kondisi overbought atau oversold. Maka dari itu, stochastic bekerja ideal di market yang bergerak menyamping atau range market. Di sisi lain, Bollinger Bands sering digunakan sebagai level resistance dan support yang dinamis untuk menemukan titik break out atau pembalikan di market.

Chart diatas adalah chart 30 menit untuk USDCHF. Perhatikan ketika harga menyentuh top band di Bollinger bands (Point A), stochastic juga memberikan signal overbought, artinya ini bisa jadi peluang potensial utuk masuk market dengan posisi LOW.

Di sisi lain, perhatikan Point B dimana harga menyentuh lower band dan di waktu yang sama Stochastic memberikan signal oversold, artinya ini bisa jadi peluang potensial untuk masuk market dengan posisi HIGH.

Aturannya mudah, tunggu hingga kedua indikator memberikan signal yang sama. Bila kedua signalnya cocok, silakan masuk ke market.

  • Signal Bullish: Harga menyentuh lower band, dan stochastic menunjukkan oversold.
  • Signal Bearish: Harga menyentuh top band, dan stochastic menunjukkan overbought.

Mohon diingat, masuklah ke market ketika garis yang ditunjukkan di stochastic bergerak di dalam kisaran 20 ~ 80.

Masih belum yakin cara menggunakannya? Silakan langsung bertanya pada saya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *